Launching Program MBG di Padangsidimpuan: 2.829 Siswa Jadi Penerima Perdana, Wali Kota Turun Langsung ke Sekolah
Program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto resmi mengalir ke Kota Padangsidimpuan. Senin (1/9/2025), sebanyak 2.829 siswa dari tujuh satuan pendidikan menjadi penerima perdana. Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes turun langsung meninjau pelaksanaan di SMP Negeri 1 dan TK Pertiwi, didampingi Wakil
Ketua DPRD Taty Aryani Tambunan serta jajaran OPD terkait.
“Alhamdulillah, hari ini perdana kita luncurkan program makan bergizi gratis di Sidimpuan. Semoga berkesinambungan dan berkelanjutan. Ke depan, target kita bisa menyentuh lebih dari 82 ribu siswa penerima manfaat,” ujar Wali Kota Dr. Letnan Dalimunthe.
Tujuh sekolah di Padangsidimpuan yang mulai menerapkan MBG adalah SMP Negeri 1, SD Negeri 200101, SD Negeri 200108, SD Negeri 200106, SD Negeri 200110, TK Pertiwi, dan TK Sarifah.
Wali Kota menegaskan, program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak-anak bangsa. “Mari kita sukseskan dan kawal bersama program unggulan Presiden ini,” tambah Dr. Letnan
Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan, Taty Aryani Tambunan, yang turut hadir dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi.
“Kami menyambut baik pelaksanaan program MBG ini. Harapannya, kualitas makanan tetap terjaga sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak kita,” katanya.
Dukungan Dinas Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, juga menyampaikan terima kasih atas terealisasinya program yang sudah lama ditunggu.
“Mudah-mudahan dengan koordinasi yang baik, program ini bisa menjangkau seluruh siswa. Yang terpenting kualitas makanan harus terus kita jaga,” ujarnya.
Empat Kelompok Sasaran Utama MBG
Melalui Perpres Nomor 83 Tahun 2024, pemerintah menunjuk Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengelola program ini dengan empat sasaran utama antara lain, peserta didik di jenjang PAUD, pendidikan dasar, menengah, hingga pesantren, Anak usia di bawah lima tahun, Ibu hamil dan Ibu menyusui.
Keempat kelompok ini menjadi prioritas karena berada pada fase penting tumbuh kembang dan membutuhkan dukungan gizi yang memadai untuk mencegah stunting serta meningkatkan kualitas generasi mendatang.
sumber : Padangsidimpuan Prokopim