Wali Kota Resmikan Operasional SPPG Angkola Julu, Dorong Peningkatan Gizi Anak dan Penguatan Ekonomi Warga
Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, meresmikan operasional Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Selasa. Peresmian ini menandai beroperasinya dapur SPPG ke-6 di Kota Padangsidimpuan sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
Dalam sambutannya,
Wali Kota menegaskan bahwa program SPPG merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang harus didukung secara kolaboratif oleh seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.
“Program SPPG ini adalah salah satu Asta Cita Presiden yang wajib kita dukung bersama. Pemerintah Kota Padangsidimpuan berkomitmen penuh untuk mendukung keberlanjutan dan optimalisasi pelaksanaannya,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program SPPG, khususnya warga yang memiliki kebun, ternak, maupun kolam ikan, agar dapat bersinergi dengan dapur SPPG.
“Masyarakat yang memiliki kebun, ternak, atau kolam ikan dapat berkoordinasi dengan SPPG. Ini tidak hanya membantu pemenuhan gizi anak, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga,” jelasnya.
Menurut Wali Kota, program SPPG memiliki peran strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak sebagai fondasi menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan dana desa secara objektif dan tepat sasaran, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pelayanan kesehatan yang merata.
“Untuk sektor kesehatan, Kota Padangsidimpuan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC). Ini sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah yang terus kita dorong,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator SPPG, D. Simanjuntak, menyampaikan bahwa SPPG Angkola Julu merupakan SPPG ke-6 yang telah beroperasi di Kota Padangsidimpuan dan akan melayani 2.249 penerima manfaat.
“Hingga saat ini telah beroperasi enam dapur SPPG di Kota Padangsidimpuan. Ke depan, ditargetkan 10 dapur SPPG beroperasi pada Januari 2026, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 221.111 jiwa,” jelasnya.
Ketua Yayasan Ridefa Jiwa Bertaut, Zufri Efendi Harahap, menyampaikan bahwa yayasan yang berkedudukan di Medan tersebut mendirikan SPPG sebagai bentuk pengabdian kepada daerah asal.
“Saya merupakan putra asli Kota Padangsidimpuan, tepatnya dari Desa Poken Jior. SPPG ini kami dedikasikan sebagai bentuk pengabdian. Kami akan terus meningkatkan sarana dan prasarana, namun sangat membutuhkan dukungan semua pihak karena kami tidak bisa berjalan sendiri,” ungkapnya.
“Mari bersama-sama kita wujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” tambah Zufri.
Tokoh masyarakat setempat, Daulat Raja Martua Parluatan Siregar, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran program SPPG dan berharap program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Semoga program ini terus berlanjut. Terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah atas perhatian serta dukungannya kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan peresmian ditutup dengan pemotongan pita oleh Wali Kota Padangsidimpuan sebagai tanda resmi dimulainya operasional SPPG Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu.
sumber : Padangsidimpuan Prokopim