Masjid Al-Musannif Ulul Ilmi Resmi Berdiri, Wakil Wali Kota: “Jadikan Masjid Ini Berdenyut dengan Dzikir dan Ilmu”
Padangsidimpuan – Kota Padangsidimpuan kembali mencatat sejarah penting dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam. Senin (1/9/2025), Wakil Wali Kota Padangsidimpuan menghadiri peresmian Masjid Al-Musannif Ulul Ilmi yang berlokasi di kawasan Universitas Islam Negeri (UIN)
Syahada, Jalan H. Tengku Rizal Nurdin Km 4,5, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan
Tenggara.
Peresmian masjid ke-56 ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kebangkitan spiritual sekaligus gerakan nyata dalam menegakkan kalimat Allah di tengah pusat ilmu pengetahuan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan bahwa masjid ini diharapkan tidak hanya berdiri megah, tetapi juga hidup dengan berbagai aktivitas positif. Mulai dari lantunan dzikir, sholawat, bacaan Al-Qur’an, hingga forum kajian ilmiah yang melahirkan gagasan cemerlang demi kemaslahatan umat.
“Kami berdoa dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan, semoga masjid ini menjadi tempat tholabul ilmi yang penuh keberkahan. Menjadi pusat dakwah yang sarat hikmah, nasehat, serta pembinaan umat. Di sini kita berharap lahir generasi Qur’ani yang mampu menjaga ukhuwah islamiyah, menyatukan civitas akademika UIN Syahada dengan masyarakat luas,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua Yayasan, Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum, atas kontribusi besar dalam pembangunan masjid ini. Pemerintah Kota meyakini bahwa amal jariyah berupa pembangunan rumah Allah akan menjadi ladang pahala yang tidak terputus di sisi Allah SWT.
Dengan penuh haru, Wakil Wali Kota turut mendoakan almarhum Haji Hanif, salah satu tokoh yang berjasa dalam perjalanan pembangunan masjid.
Rektor UIN Syahada, Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang,
M.Ag, menjelaskan bahwa pada awalnya pembangunan masjid ini dibiayai dari donasi civitas akademika, alumni, mahasiswa, para dermawan, serta dukungan Pemkot Padangsidimpuan. Namun, pembangunan sempat terhenti karena keterbatasan dana.
“Dengan izin Allah dan ikhtiar yang terus dilakukan, pembangunan ini akhirnya mendapat perhatian khusus dari Bapak Dr. H. Musa Rajekshah selaku Ketua Yayasan Haji. Atas kepedulian yayasan, pembangunan yang sempat terhenti kembali dilanjutkan hingga selesai sebagaimana kita saksikan hari ini,” ucapnya.
Masjid Al-Musannif Ulul Ilmi mampu menampung sekitar 1.600 jemaah. Peletakan batu pertama pembangunan telah dilaksanakan pada 11 Maret 2021.
Dalam sambutannya, Musa Rajekshah menegaskan bahwa hadirnya masjid ini adalah bagian dari kehendak Allah SWT.
“Banyak proposal pembangunan masjid yang masuk ke kantor yayasan, namun kami yakin Allah yang menggerakkan hati kami untuk membangun masjid ini di UIN Syahada. Karena itu, mari kita jaga masjid ini, khususnya kebersihannya. Saya berharap masjid ini terus berkembang dan menjadi pusat keberkahan bagi umat,” tuturnya.
Masjid Al-Musannif Ulul Ilmi diharapkan menjadi simbol kebangkitan ruhani sekaligus memperkuat identitas kampus sebagai pusat pendidikan Islam. Kehadirannya tidak hanya mencetak sarjana berilmu, tetapi juga insan berakhlak mulia dan berjiwa sosial tinggi.
Sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, masjid selalu menjadi pusat kehidupan umat Islam. Dari sinilah lahir peradaban besar dalam ilmu pengetahuan, kebudayaan, hingga kepemimpinan umat.
Dengan semangat itu, Masjid Al-Musannif Ulul Ilmi diharapkan menjadi denyut nadi spiritual sekaligus wadah pembentukan generasi muda Islami di Kota Padangsidimpuan.
Pemerintah Kota juga mengajak masyarakat menjadikan masjid ini sebagai pusat persatuan dan kebersamaan, bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan toleransi, gotong royong, dan ukhuwah Islamiyah.
Dengan berdirinya masjid ini, semangat membangun peradaban Islam yang berlandaskan ilmu dan akhlak mulia kembali dikobarkan sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.
sumber : Padangsidimpuan Prokopim