Ketua Bidang I TP PKK Padangsidimpuan Dorong Kesiapan Desa Pudun Jae Hadapi Evaluasi Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja

Ketua Bidang I TP PKK Padangsidimpuan Dorong Kesiapan Desa Pudun Jae Hadapi Evaluasi Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja

Ketua Bidang I TP PKK Padangsidimpuan Dorong Kesiapan Desa Pudun Jae Hadapi Evaluasi Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja    

Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Tim Penggerak PKK Kota melaksanakan Pembinaan Desa/Kelurahan Binaan Persiapan Pelaksanaan Evaluasi Tahun 2026 Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Kantor Kepala Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Rabu (05/08/2026).    

Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan yang diwakili Ketua Bidang I TP PKK Kota, Wulan Wardaningtias Putri, S.STP., M.M., mengapresiasi Desa Pudun Jae yang telah masuk tiga besar dalam penilaian tingkat Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus menyempurnakan berbagai aspek yang masih menjadi catatan tim monitoring.

"Kita sudah berada pada tahap evaluasi dan memiliki peluang untuk meraih hasil terbaik. Karena itu, seluruh OPD, pemerintah desa, dan kader PKK diharapkan bersama-sama melengkapi seluruh bahan evaluasi serta memastikan setiap inovasi benar-benar berjalan dan memberikan manfaat," ujar Wulan.  

Ia menjelaskan, inovasi Desa Pudun Jae seperti lagu edukasi perlindungan anak, program Pemuda Jaga Desa, serta Pusat Informasi Konseling Anak dan Remaja (PINTAR) telah mendapat apresiasi. Namun, seluruh kerja sama yang telah dibangun dengan berbagai perangkat daerah harus dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan nyata, bukan sekadar dokumen administrasi.

Selain itu, Wulan meminta agar materi edukasi mengenai perlindungan anak, pencegahan perkawinan anak, administrasi kependudukan, pengelolaan sampah, hingga pembinaan karakter terus diperkuat melalui sosialisasi dan media informasi di lingkungan desa. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan pemahaman kader terhadap program PKK agar mampu menjawab setiap pertanyaan pada saat evaluasi.

"Evaluasi tentu lebih ketat dibanding monitoring. Karena itu, kita harus mempersiapkan kader yang memahami program dengan baik agar mampu menunjukkan bahwa seluruh kegiatan benar-benar telah dilaksanakan di Desa Pudun Jae," tambahnya.

Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh unsur pemerintah desa, kader PKK, perangkat daerah, serta mitra terkait semakin solid dalam mempersiapkan Desa Pudun Jae menghadapi evaluasi Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja Tahun 2026, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak serta remaja.