Pemko Padangsidimpuan dan UMTS Perkuat Kolaborasi untuk Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Pemko Padangsidimpuan dan UMTS Perkuat Kolaborasi untuk Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Wali Kota Padangsidimpuan, Senin (14/9/2026). Kerja sama ini diarahkan untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, menyampaikan bahwa Pemko terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi dengan UMTS sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Setelah penandatanganan MoU ini tentu ada umpan balik dan responsibilitas kita, sehingga nanti sama-sama bermanfaat, baik dari pemerintah maupun dari UMTS. Harapan kita sinergi dan kolaborasi itu memang harus berjalan,” ujar Wali Kota.
Wali Kota mengatakan potensi UMTS, termasuk sumber daya mahasiswa dan akademisinya, dapat menjadi bagian dari upaya menggerakkan perekonomian sekaligus mendukung pemberdayaan pelaku UMKM. Pemko juga siap membuka ruang koordinasi agar karya dan produk UMTS dapat dikembangkan dan dipromosikan melalui perangkat daerah terkait.
“Bicara perguruan tinggi, kami sangat mendukung dan butuh karya serta produk nyata. Ide-ide dan gagasan, apalagi terkait produk halal, tentu sangat kita dukung,” kata Wali Kota.
Sementara itu, Rektor UMTS, Assoc. Prof. Dr. Darliana Sormin, M.A., mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kontribusi UMTS melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Ke depan dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan UMTS menjadi kampus yang berdampak dan berkemajuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, UMTS memiliki berbagai program yang dapat dikolaborasikan dengan Pemko, antara lain pengabdian masyarakat melalui KKN berbasis fakultas, pendampingan proses produk halal melalui LPPPH, serta program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi aparat pemerintahan desa dan guru PAUD.
Dengan jumlah mahasiswa mencapai 3.075 orang, UMTS berharap keberadaan perguruan tinggi tersebut semakin memberikan kontribusi nyata terhadap program pembangunan di Kota Padangsidimpuan.
Surji



