Tim PKK Provsu Evaluasi Pelaksanaan PAAR di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua

Tim PKK Provsu Evaluasi Pelaksanaan PAAR di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua

Tim PKK Provsu Evaluasi Pelaksanaan PAAR di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua    

Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara melaksanakan evaluasi Desa/Kelurahan Binaan kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kamis (27/8/2026).     

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya melihat pelaksanaan program PAAR sekaligus berbagai inovasi yang dikembangkan TP PKK Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dalam mendukung pola pengasuhan, perlindungan, serta pembinaan anak dan remaja di lingkungan keluarga dan masyarakat.   

Dalam evaluasi tersebut, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua mengunggulkan sejumlah inovasi. Salah satunya Game Simulasi PAAR, yang dikembangkan sebagai media edukasi agar materi mengenai pola asuh anak dan remaja dapat disampaikan secara lebih interaktif dan mudah dipahami.  

Inovasi lainnya adalah lagu “Ulang Jama Pamatangku”, yang digunakan sebagai media edukasi bagi anak dan remaja mengenai pentingnya mengenali, menjaga, dan melindungi tubuh atau diri sendiri.

Di bidang kepemudaan, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua juga mengembangkan program Pemuda Penjaga Desa (Pemuda JAGSA). Program ini menjadi wadah pemberdayaan pemuda melalui berbagai kegiatan, di antaranya Pemuda Penjaga Lingkungan Lestari serta Pemuda Segar (Sehat dan Bugar).   

Sementara itu, melalui program Pemuda Penjaga Tradisi, generasi muda didorong untuk turut melestarikan permainan daerah, tarian daerah, serta bahasa daerah sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai budaya lokal.   

Berbagai inovasi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan PAAR tidak hanya diarahkan pada aspek pengasuhan dalam keluarga, tetapi juga diperkuat melalui edukasi, perlindungan diri, pemberdayaan pemuda, kesehatan, lingkungan, serta pelestarian budaya.   

Melalui evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan program PAAR di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi terciptanya lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dan remaja secara optimal.