Wali Kota Letnan Dalimunthe Optimalkan TKD Tambahan, Jalan Sidimpuan Baru Mulai Diperbaiki
Wali Kota Letnan Dalimunthe Optimalkan TKD Tambahan, Jalan Sidimpuan Baru Mulai Diperbaiki
Pemerintah Kota Padangsidimpuan di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, terus mengoptimalkan pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Tahun 2026 untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satu realisasinya adalah rehabilitasi jalan di Kompleks Sidimpuan Baru, Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, yang selama sekitar lima tahun kerap mengalami kerusakan dan genangan air saat hujan.
Perbaikan jalan di Jalan Tandang Mulia Harahap tersebut menjadi bagian dari langkah Pemko Padangsidimpuan memanfaatkan dukungan pemerintah pusat untuk menangani infrastruktur yang membutuhkan penanganan prioritas, khususnya dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Wali Kota Letnan Dalimunthe menegaskan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah. Melalui TKD Tambahan, Pemko Padangsidimpuan mengarahkan anggaran ke sejumlah sektor prioritas agar pemulihan berjalan sesuai kebutuhan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Secara keseluruhan, Pemko Padangsidimpuan mengelola alokasi TKD Tambahan sekitar Rp111 miliar yang diarahkan berdasarkan Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Sektor pekerjaan umum menjadi salah satu prioritas, bersama perumahan dan permukiman, pendidikan, kesehatan, serta sektor lainnya.
Di Kompleks Sidimpuan Baru, rehabilitasi jalan dilaksanakan dengan anggaran Rp1.964.160.000. Pekerjaan mencakup penyiapan dan pemadatan lapisan fondasi dengan ketebalan rata-rata 15 sentimeter, kemudian dilanjutkan pengaspalan hotmix setebal 5 sentimeter.
Jalan yang ditangani memiliki total panjang sekitar 1.300 meter, tersebar di 14 titik dengan lebar bervariasi antara 3 hingga 4 meter. Pekerjaan dimulai pada awal Oktober 2026 dan ditargetkan selesai pada 12 Desember 2026.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Padangsidimpuan, Addi Mawardi Harahap, menjelaskan bahwa rehabilitasi tersebut merupakan satu dari delapan lokasi penanganan infrastruktur di bawah Bidang Bina Marga yang dibiayai melalui TKD Tambahan 2026, dengan total anggaran sekitar Rp7 miliar.
Menurutnya, dukungan pendanaan tersebut membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, kementerian dan lembaga terkait, serta pemerintah provinsi atas dukungan dalam pemulihan infrastruktur daerah.
Pelaksanaan pekerjaan mulai terlihat saat peninjauan lokasi pada Senin (26/10/2026), ketika alat berat meratakan material timbunan di sepanjang jalan kompleks. Meski cuaca hujan menjadi salah satu kendala dalam mobilisasi material, pekerjaan tetap diarahkan agar dapat diselesaikan sesuai target.
Bagi warga, perbaikan ini menjawab persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun. Muhammad Irfan Siregar (43), warga setempat, menyampaikan bahwa genangan air saat hujan deras sebelumnya dapat mencapai mata kaki. Ketika banjir besar terjadi, sepeda motor bahkan tidak dapat melintas.
Ia menyambut baik dimulainya rehabilitasi jalan tersebut dan berharap hasil pekerjaan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ia juga mengajak warga ikut menjaga kondisi jalan serta bergotong royong mengatasi persoalan genangan air.
Pemanfaatan TKD Tambahan di Kompleks Sidimpuan Baru menunjukkan bagaimana dukungan anggaran pemerintah pusat diterjemahkan menjadi pekerjaan nyata di daerah. Pemko Padangsidimpuan terus mengarahkan program pemulihan pada perbaikan infrastruktur dan pemulihan aktivitas masyarakat, sehingga akses yang lebih baik dapat mendukung mobilitas warga serta kegiatan ekonomi setempat.
winda



