Harmony Fest 2026 Jadi Ruang Perkuat Kerukunan dan Toleransi Generasi Muda
Harmony Fest 2026 Jadi Ruang Perkuat Kerukunan dan Toleransi Generasi Muda
Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengapresiasi pelaksanaan Harmony Fest 2026 yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padangsidimpuan sebagai ruang memperkuat kerukunan, toleransi dan persaudaraan di kalangan generasi muda. Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, di Aula Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Padangsidimpuan, Sabtu (15/08/2026).
Wali Kota menyampaikan, keberagaman agama, suku, budaya dan latar belakang yang ada di Kota Padangsidimpuan bukan menjadi alasan untuk saling menjauh, melainkan kekuatan untuk membangun sikap saling menghargai, memahami dan menjaga.
“Harmony Fest ini bukan sekadar kegiatan bagi generasi muda, tetapi menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, memperkuat toleransi dan menumbuhkan semangat kebersamaan,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, generasi muda merupakan bagian penting dalam menentukan masa depan Kota Padangsidimpuan. Karena itu, semangat toleransi, saling menghormati dan kecintaan terhadap keberagaman perlu terus ditanamkan.
Wali Kota juga mengajak peserta menjadikan Harmony Fest sebagai momentum membangun pertemanan lintas agama, memperkuat komunikasi serta menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Pemerintah Kota Padangsidimpuan, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai upaya yang memperkuat kerukunan, toleransi dan persatuan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Zulfadli Nasution, M.Pd, mengajak para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sikap positif dan menerima setiap hasil yang diperoleh.
Ia memperkenalkan prinsip “Asnali” yang dimaknai sebagai accept, smiling, norm, activity, language, dan ikhlas. Menurutnya, prinsip tersebut mengajarkan pentingnya menerima keadaan, menjaga sikap, mematuhi norma, aktif berkarya, menyampaikan ekspresi melalui bahasa dan seni, serta menjalani setiap proses dengan keikhlasan.
“Anak yang ikhlas adalah anak yang siap menerima manakala keputusan hakim. Tetap berusaha, tetap berkarya, dan menerima hasil dengan lapang dada,” ungkapnya.
Surji



